Posts

Showing posts with the label Sastra

Jadi Penulis tapi Malas. Mati Sajaa...

Image
“Sibuk itu apaan sih? Apakah ketika sambil berjalan kita melirik kiri kanan, mendengar ini itu, bernafas, membaui, berbicara, tersenyum, menggerakkan tangan, berpikir, merasa... disebut sibuk?  Sibuk itu kenyataan atau hanya anggapan yg amat relatif? Atau hanya alasan alias alat kemalasan?  Ingat! dalam otak manusia terdapat puluhan aplikasi yang bisa aktif sekaligus. Asal tak ada virus pengganggu. Seperti itulah demi waktu .” (Kang Acil) Semangat telah dibakar, tema sudah tentukan, maka langkah selanjutnya menuangkan tema tersebut melalui tulisan . Tapi tunggu! saya tidak inginAnda tergesa-gesa. Santai saja, ngopi dulu. Sebelum mulai menulis, Anda harus memanage waktu. Kenapa? Karena sekuat apa pun motivasi, semenarik apa pun tema dalam benak, tanpa managemen waktu yang baik, maka semua itu akan sia-sia. Di tengah perjalanan nanti banyak godaan, baik dari luar, mau pun ujian dari dalam diri sendiri. Lalu bagaimana cara memperbudak waktu? Dalam Bab ini saya membagi menj...

Cara Mencari Ide (Belum pernah dilakukan penulis lain)

Saat ini pasti semangat Anda sedang terbakar. Mungkin juga Anda sudah siap dengan Lap top atau PC Anda. Tapi tunggu dulu, langkah kedua ini pun kita belum membutuhkan PC. Anda hanya butuh selembar kertas atau Handphone. Untuk apa? Untuk menuliskan ide /tema apa yang akan Anda angkat sebagai bahan tulisan. Apakah Anda seorang pekerja? Jika ya, maka bekerjalah seperti biasa. Namun ingat! saat ini selain bekerja, Andajuga adalah seorang penulis. Dan, sebagai seorang penulis, Anda harus bisa menangkap ide untuk bahan tulisan dimanapun dan kapanpun. Apa pun yang dilihat, didengar, haruslah bisa menginsfirasi. Baik berupa kebaikan, maupun itu berupa kesalahan. Ada satu pertanyaan yang sempat terlontar dari seorang sahabat. “Bagaimana sih caranya mencari tema dan tema seperti apa yang bagus?” Sebelum menjawab pertanyaannya, saya menyuruhnya bertanya dulu ke beberapa orang penulis. Dan apa yang terjadi, semua jawaban hampir sama. Tema harus baru dan segar. Saya tersenyum, “Emang ada t...

Sebuah Catatan Tentang Novel "Namaku Hiroko" dan "Kau Bidadari Surgaku"

Image
Apa yang dipikirkan oleh seseorang jika mendengar kata pelacur? Tentulah sesuatu yang berkaitan dengan yang buruk. Pelacur adalah perempuan yang menjual diri, wanita tunasusila. Bahkan terkadang cap pelacur juga disandangkan pada istri-istri simpanan sekalipun mereka tidak menjual diri. Apapun alasan dan tujuan hingga seorang perempuan mendapat cap tersebut, dalam nilai-nilai masyarakat dia tetap salah. Label buruk yang terlanjur melekat pada seseorang akan serta-merta menyudutkannya dalam pergaulan. Sekalipun masyarakat umum tidak turut menanggung konsekuensi perbuatannya. Tapi, begitulah. Pertobatan pun belum tentu bisa menghapus citra yang ada. Dalam sastra Indonesia, tidak sedikit novel yang bercerita tentang pelacuran. Di antaranya Namaku Hiroko karangan NH. Dini. Berikut ini saya menulis sedikit ulasan mengenai Namaku Hiroko dan novel Kau Bidadari Surgaku karangan Ade Kurniawan, seorang penulis pendatang baru. ANTARA HARTA, STATUS SOSIAL DAN CINTA Oleh: Zurnila Emhar Ch ...