Posts

Showing posts with the label Penulis

Menulis Dengan Otak Kanan

Image
Gambar : Pixabay Hallo teman-teman. Saya akan berbagi sekaligus mempraktekan hasil riset saya selama ini. Yakni menulis dengan menggunakan otak kanan. 1. Kenapa harus menggunakan otak kanan ketika kita mulai menulis? Ingat! Menulis (Fiksi) terutama adalah pekerjaan otak kanan. Karena definisi fiksi sendiri adalah sebuah kalimat atau sebut saja cerita yang mampu memancing daya imajinasi pembaca. Maka, sudah barang tentu juga dibutuhkan imajinasi tingkat tinggi ketika kita menyusun cerita tersebut. Contoh novel fiksi yang sukses, Harry Potter, Cantik itu luka (eka kurniawan) sepotong senja untuk pacarku (SGA) dan masih banyak lagi. Novel dan cerpen tersebut, jika diperhatika saksama, sangat mengcover imajinasi sebagai andalan. (Kita tinggalkan dulu soal data dan kelogisan. Kita bahas nanti) 2. Dengan mengandalkan fungsi otak kanan maka kita akan mendapat atau menghasilkan sebuah karya yang original tanpa intervensi apalagi unsur plagiat. 3. Dengan ota...

Merancang Konflik Sebuah Novel

Image
Bukankah dalam kehidupan konflik itu tidak hanya cinta? Tak jarang dalam satu episode, seseorang mengalami dua atau tiga konflik bersamaan. Misalnya ketika dia ingin melamar kekasih, disaat yang bersamaan dia juga harus berusaha berhenti dari ketergantungan narkoba atau saat sedang sayang-sayangnya, tiba-tiba bencana alam datang sehingga mereka terpisah. Kemudian saat sedang sayang-sayangnya, dia juga harus menyelesaikan konflik negeri karena dia seorang aktifis dan masih banyak lagi konflik-konflik dalam kehidupan. Jadi intinya, sebuah novel akan sangat membosankan dan menyampah ketika hanya diisi konflik putus nyambung, selingkuh, perjodohan dan tai-tai semacam itu. Cobalah buat beberapa konflik dalam satu naskah yang harus diselesaikan oleh tokoh. Sehingga pembaca tidak mudah menebak bagaimana ending cerita. Untuk ending, saya sarankan buatlah ending tipuan. Maksudnya, ending yang pembaca mengira ke sana, padahal endingnya sangat diluar prasangka pembaca. N...

Lingerie (Dosa Terindah)

Tekadku sudah bulat, yang penting kami saling cinta. Apa peduli orang dengan hidupku. Toh, aku kelaparan, aku susah, mereka hanya menonton. Aku percaya, Mas Syam pasti bisa berlaku adil baik kepada istri pertama, pun padaku.  Dan bukankah poligami dianjurkan oleh agama. Istri pertama sakit hati, itu pasti. Tapi jika melihat alasan kenapa Mas Syam memilih untuk berpoligami--selain cinta, istrinya yang sakit-sakitan sudah tak mampu lagi mencukupi kebutuhan biologis -- sudah pasti sangat tepat. Dan, sejak senja tak cantik lagi, sejak itu pula aku mematut diri di depan cermin. Lingerie menjadi pilihan malam ini. “Miliki lagi aku malam ini, Mas, ”Birahi berbisik lirih. Lalu tersenyum menatap pantulan tubuh pada cermin besar. Lingerie  ini sungguh membuat tubuhku semakin terlihat seksi. Bahannya yang transparan, menyiluetkan lekuk tubuh. Menggairahkan. Bagian lehernya yang rendah membuat hampir setengah payudaraku terlihat jelas. Belahannya sangat memesona. Apalagi jika...

RSPB (Pembakar Semangat Fart II dan III)

Image
v     * Jadilah Orang Terkenal Siapa tak ingin jadi orang terkenal. Mendapat pujian dan penghargaan. Anda ingin? Bodoh jika tidak ingin, lagi-lagi munafik jika ada orang yang berkata bahwa menulis hanya ingin bermanfaat, tidak butuh uang atau ketenaran namun, iri melihat orang lain lebih terkenal darinya. Jadilah penulis jujur kawan! Setidaknya jujur pada diri sendiri dulu, dan nikmati ketenaran dengan hati khatam , dikenang sepanjang zaman.Tak perlu saya sebut siapa saja penulis yang namanya abadi, dikenang sepanjang masa karena karyanya yang fenomenal. Lalu, apakah ada keuntungan menjadi orang terkenal? Tentu saja. Selain kita akan banyak teman dan saudara, ketenaran juga dapat kita manfaatkan untuk mempengaruhi orang untuk berbuat baik. Bukankah kita semua sudah mafhum jika nasehat dari orang yang telah punya nama lebih cepat diterima? yang tidak boleh itu, tenar dan sombong. Menganggap orang lain bodoh. Semua yang dilakukan dan dikatakannya tidak bol...