Posts

Showing posts with the label non fiksi

Lingerie (Dosa Terindah)

Tekadku sudah bulat, yang penting kami saling cinta. Apa peduli orang dengan hidupku. Toh, aku kelaparan, aku susah, mereka hanya menonton. Aku percaya, Mas Syam pasti bisa berlaku adil baik kepada istri pertama, pun padaku.  Dan bukankah poligami dianjurkan oleh agama. Istri pertama sakit hati, itu pasti. Tapi jika melihat alasan kenapa Mas Syam memilih untuk berpoligami--selain cinta, istrinya yang sakit-sakitan sudah tak mampu lagi mencukupi kebutuhan biologis -- sudah pasti sangat tepat. Dan, sejak senja tak cantik lagi, sejak itu pula aku mematut diri di depan cermin. Lingerie menjadi pilihan malam ini. “Miliki lagi aku malam ini, Mas, ”Birahi berbisik lirih. Lalu tersenyum menatap pantulan tubuh pada cermin besar. Lingerie  ini sungguh membuat tubuhku semakin terlihat seksi. Bahannya yang transparan, menyiluetkan lekuk tubuh. Menggairahkan. Bagian lehernya yang rendah membuat hampir setengah payudaraku terlihat jelas. Belahannya sangat memesona. Apalagi jika...

Serayu Tak Kembali

Image
Sebelum matahari tepat berada di atas kepala, aku sudah tiba. Masih seperti dua tahun lalu, Stasiun biasa-biasa saja. Tak ada perubahan selain wajah-wajah calon penumpangnya. Setelah memeriksakan tiket, aku duduk di ruang tunggu. Menunggu Serayu dari Jakarta singgah di kotaku. Bukan perceraian apalagi sudah tak cinta, melainkan kondisi ekonomi yang kian hari bertambah sulit -- Hutang ke warung menggunung, tetangga mencibir nyaring, belum lagi orangtuaku ikut menanggung malu dan bingung -- maka untuk menyelamatkan hati, kita memilih untuk berpisah sejenak. Kau dan putri, aku izinkan pulang ke rumah orangtuamu. Sedang aku tetap di sini, di kota ini. Berjuang mewujudkan impian kita yang tertunda. Aroma perpisahan masih menyengat pernafasan. Di Stasiun, kepergian adalah ditinggalkan atau meninggalkan. Sedang kedatangan adalah pertemuan. Namun ada kepergian yang tidak pernah kembali. “Kalau sudah ada rezeki, Ayah cepet nyusul ya....” Suara lembut istriku kembali terdengar. Suara y...

Rahasia Sukses Penulis Bodoh Part II (Pembakar Semangat)

Image
Bagi saya si tersangka bodoh, motivasi sangat diperlukan untuk kelangsungan hidup (Sudah kayak buku biologi saja nih).“Kenapa?” Ada yang bertanya dalam kepala. Yang kemudian diketahui sebagai otak kiri. Sebelum Kompeni numpang mandi di PT NKRI, sudah ada yang menjawab. Sudah pasti otak kanan, karena hanya dialah yangg selalu mengejek pola pikir otak kiri. “Karena motivasi adalah modal awal sebagai penentu bisa bertahan atau tidak dalam melakukan suatu hal. Tanpa motivasi yang jelas dan kuat, maka jangan heran jika cendrung kalah  sebelum mencapai tujuan,” jawabnyatanpa pikir. Otak kiri kembali bertanya, ” Lalu bagaimana caranya membangkitkan motivasi dan apa yang layak dijadikan motivasi dalam menulis?” tanya otak kiri sambil ngemil serpihan huruf dari sebuah buku karya seorang penulis terkenal luar negeri. “Gampang!” Otak kanan bicara cepat. Otak kiri mengerutkan kening (jangan bayangkan otak punya kening ya karena Anda pun harus membayangkan otak punya kelamin hehe. (Ini ki...