Kubu Mana yang Banyak Setannya

Jika ingin tahu kubu mana yang paling benar, coba deh tanya sama Setan. Dia ada diposisi 1 atau 2. Nah jika sudah tahu, maka tinggalkanlah kubu yang didalamnya ada setannya.
Masalahnya, setiap kubu pasti ada setannya. Jangankan kandang, dalam diri setiap manusia pun pasti ada setannya. Bahkan katanya dalam diri Sang Nabi pun ada setan hanya saja Setan dalam diri Sang Nabi sudah diislamkan.

Kembali pada Setan, dia memang ada disetiap diri manusia. Tidak terkecuali Ulama, pejabat apalagi saya. Setannya Ulama ya Ulama juga, Setannya Preman ya Preman juga, Setannya Penulis ya Penulis juga. Nah jelaskan disetiap kubu ada Setannya, jadi jangan terlalu mengklaim 'kubu saya paling benar apalagi suci' sebab masih ada setannya juga. Jangan-jangan rasa 'paling' itu datangnya karena bisikan setan juga?

Jadi pilih kubu mana dong jika dua kubu ada Setan-nya?

Menurut saya ini, anda tentu boleh beda. Pilihlah kubu yang setannya tidak terlihat karena selama setan tidak terlihat berarti dia masih cukup mudah untuk diatasi. Kok gitu? Iya dong, Setan yang tidak terlihat Setan-nya masih original. Belum terkontaminasi oleh nafsu manusia dan jika Setan sudah mewujud manusia maka dia akan sangat sulit diatasi. Setan tak nampak masih takut hanya oleh ruqiyah, tapi coba deh "Setan" yang nampak diruqiyah. Jangankan kabur, dia malah ngikutin bacaan Ruqiyah.

Nah sekarang kita bisa menentukan siapa yang lebih hebat kebaikan dan kejahatan antara manusia dan setan? Manusia tentu bisa lebih baik dari setan, tapi juga bisa lebih jahat dari setan. Jadi mari kita lupakan sejenak Setan. Mari kita fokus saja menjadi manusia agar bisa memilih manusia.

*Kela-kela ari aing ngomong naon? Boa-boa aing nu nulis setan! :)

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Opening Novel Misteri

Jadi Penulis tapi Malas. Mati Sajaa...

Merancang Konflik Sebuah Novel