Dosa-Dosa Terindah

Dosa, semestinya setiap orang menghindari. Terlebih bagi mereka yang mengerti Agama. Namun itu tidak berlaku bagi Kahfi. Ilmu dan titel ustad, hanya dijadikan kedok untuk menutupi semua kebusukannya. Menghisap ganja sekaligus mengedarkannya  dilakoni. Bahkan berzinah pun dilakukan tanpa beban. Padahal ia mempunyai seorang kekasih (Alisya) yang sangat mencintainya. Hingga datanglah Azab Allah teramat pedih atas semua dosa-dosanya itu.

Kahfi dikeroyok oleh warga, dituduh mencuri kotak amal dan penipu. Kahfi melawan, hingga terjadilah perkelahian. Sang Ibu hanya bisa menjerit-jerit, memohon agar Kahfi tak dihakimi. Ibunnya yakin Kahfi tak bersalah dan, memang itulah kenyataannya. Allah tidak sedang menghukum Kahfi akibat mencuri dan menipu, akan tetapi sedang memperingatkan Kahfi atas dosa-dosa yang lebih besar dari itu. Kahfi termakan hasudan setan, tak sadar jika Allah sedang menutupi aib besar dengan Aib yang lebih kecil. Kahfi pun ditahan.

Dalam tahanan, Kahfi bertemu dengan seorang pria yang mampu membuatnya sadar. Hingga Kahfi tak lagi merasa dendam. Kahfi menghujat dirinya sendiri. Taubat menjadi satu-satunya pilihan dalam hidupnya.

Alisya tidak tega melihat Kahfi ditahan. Kebetulan, Pak Iriawan selaku Kapolsek adalah ayah dari kakak kelasnya semasa SMA bernama Rofi. Dengan jaminannya, Kahfi dibebaskan. Namun Pak Iriawan menyarankan kepada Kahfi supaya jangan dulu memperlihatkan diri kepada warga, untuk menghindari keributan terulang kembali. Alisya menyarankan Kahfi untuk pergi ke Jakarta menemui sahabatnya yang bernama Sari

Rupanya Allah Yang Maha Kuasa tidak sampai di sana memperingatkan Kahfi. Sampai di Terminal Kampung Rambutan, dompet Kahfi hilang. Ia pun kembali dikeroyok oleh orang-orang di Terminal. Namun Kahfi mampu melawan mereka. Tetapi ketika menghadapi dua orang polisi. Kahfi pun ambruk dalam deraan pukulan dan tendangan.

Pertolongan Allah datang melalui seorang penjaga WC umun dan Musola di Terminal tersebut. Kahfi diizinkan tinggal di rumah Babeh, pria baik yang telah menolong dan merawatnya ketika terluka. Bahkan lebih dari itu, ia diberi pekerjaan oleh Babeh sebagai penjaga Musola bersama Jamal putra semata wayang Babeh.

Ada Dosa yang indah, ada cinta yang tak bermuara, juga cinta pecandu ganja pada ibunya.

Tersedia di toko buku seluruh Indonesia.

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Opening Novel Misteri

Jadi Penulis tapi Malas. Mati Sajaa...

Merancang Konflik Sebuah Novel